MY LIVE, MY HEART, MY SOUL

ekha's posts with tag: renunganku

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
Blog EntryTersenyumlah Pada DuniaMar 20, '08 3:12 AM
for everyone
"hey..where's your smile?" Alex, mill manager saya menyapa dengan sebuah kalimat yang cukup mengejutkan. Pagi itu kami kebetulan bertemu di depan front ofice ketika tiba2 ia menyapa saya dengan kalimat dari negeri antah berantah tersebut.
"smile? " saya berlagak begok menanggapinya.
"yes" ia menjawab kembali diantara senyumnya yang lebar.
"i've never seen you smile, why?" katanya lagi. Kali ini saya benar2 tidak mengerti. Perasaan saya biasa2 aja kok, saya juga selalu tersenyum di saat saya harus tersenyum
" is it necessary i smile without reason?" jawab saya dalam bahasa inggris jawa, meminjam istilah bos saya tentang bahasa inggris dengan grammar asal2 an. Yang penting yang diajak ngomong ngerti. Begitu selalu kilahnya. Untung expatriat2 di perusahaan kami cukup cerdas menangkap maksud kalimat bahasa inggris jawa tersebut.
"no..not like this" alex menukas cepat. "i mean ive never seen you smile to anybody, you just walking alone without looking around, just like..you have been live in your own world. Not on earth" ia mencoba menjelaskan diantara langkah kakinya yang panjang
Not on earth?? Gubrakkk!! Emang alien? Saya hendak menukas lagi tapi kami sudah harus berpisah di bawah tangga menuju ruangan masing2. Ia kembali tersenyum ke arah saya sambil bergumam"have a nice day" kemudian melompati 2 sampai 3 anak tangga sekaligus dan menghilang.
Saya meneruskan langkah. absen di mesin handkey, mengetik no id karyawan saya. Lampu menyala merah. Saya meletak kan tangan dan sebuah pesan muncul di layar monitor. Id di terima. Saya menaiki anak tangga sambil merenungkan kata2 alex barusan. Tiba2 saya sadar bahwa Alex benar. Saya memang jarang tersenyum. Saya selalu berjalan dengan pandangan menerawang jauh, atau menunduk, tanpa menoleh kiri kanan. Sebagian teman malah mengomentari gaya berjalan saya "kayak ngajak brantem" kata mereka. Apalagi ditambah sepatu boot pemberian seorang satpam wanita tetangga saya, lengkap sudah ciri khas "ngajak brantem" itu pada diri saya.
Tiba2 saya merasa malu pada diri saya sendiri. Alex benar. Mungkin seulas senyum basa basi yang kita beri pada orang lain akan mampu mencerahkan dunia. Membuka pintu2 silaturahmi, menguatkan ukhuwah diantara sesama, seulas senyum yang tak membutuhkan energi sedikitpun untuk melakukannya ini mungkin dapat memberi sedikit kebahagiaan pada sesama. Karena bukankah senyum adalah sedekah? Seperti hadist nabi berikut "senyummu dihadapan saudaramu adalah sedekah".
Jarir r.a berkata"tidaklah rasulullah S.AW memandangku kecuali dengan tersenyum" (muttafaqun 'alaihi
Rasulullah S.A.W juga bersabda "kalian tidak bisa menguasai manusia dengan harta kekayaan kalian, akan tetapi dari kalian adalah keramahan air muka"
(hadist hasan lighairihi riwayat al bazhar (shahih at targhib wat tarhib 2/9) dengan tambahan lafazh : wa khusnul khuluqi).
Al hafizh ibnu hajar berkata "kesimpulan yang nampak dari keseluruhan hadist, bahwasanya kondisi umum beliau S.A.W ialah tersenyum. Kadang2 lebih dari itu hingga beliau tertawa. Namun kondisi yang di benci adalah sering melakukan atau berlebihan didalam nya, karena akan mengikis kewibawaan" (lihat fat-hul-bari, 11/505)
so, mungkin sudah saatnya bagi kita untuk berubah dengan lebih banyak tersenyum.
Saya terngiang-ngiang kembali kata2 Alex pagi itu "hey..where's your smile ?" teringat kembali pada seraut wajahnya yang selalu tak pernah lepas oleh sebuah senyum, kepada siapapun yang dijumpainya, pada karyawannya dgn level operator sekalipun. Alex yang telah menyadarkan saya tentang betapa berharganya arti sebuah senyum. Sayang ia tidak pernah bisa menyapa saya lagi sekarang dengan "hey..i see your smile" ia telah pergi untuk selama2 nya karena kanker hati yang merenggut nyawanya sebulan lalu.
Hikmah, kesadaran, kadang memang bisa muncul dari siapa saja orang2 di sekeliling kita. So, keep it in your heart, and smile up to the world..
.(in memoriam Alex christensen, february 2008)


Blog EntrySpirit of the soulMar 18, '08 7:02 PM
for everyone
Im dying..but still there's a hope to live. The road is out there, reachable. Be sure that u can pass it. Although many obstacle lay on it. All of you, dear my family and friend are my lights to continue this long journey. Love remains in my deepest heart, ill keep it till my soul dissapeared, the past which taught us wisdom is ours and the future which provides promises belong to us. Just try to learn from sun and moon..they never feel tired to set and rise everyday. There always be hope!! Smile up to the world :)

Blog EntryKetika aku juga rinduMar 15, '08 7:04 AM
for everyone
Tulisan ini terinspirasi oleh sebuah tulisan di salah satu blog yang saya kunjungi. Tentang kerinduan akan kenikmatan sebuah cinta kepada sang pencipta. Sebuah cinta yang bisa saya wujudkan dengan maximal saat dulu saya masih seorang mahasiswa, saat saya masih bisa berlama2 mengerjakan shalat dhuha yang sekarang sudah tidak pernah saya lakukan lagi karena waktu2 itu adalah waktu2 paling sibuk untuk menyiapkan materi meeting produksi tiap pagi, saat saya bisa mengerjakan shalat ashar dengan tenang di teruskan dgn tilawah quran, dan itu pun sudah tidak dapat lagi saya lakukan secara maximal karena saya melakukannya saat jam kantor di tengah lalu lalang teman yang tengah menunaikan tugasnya, saat saya bisa menunaikan shalat maghrib dengan nyaman tanpa dibebani perasaan lelah setelah seharian berkutat dengan pekerjaan, saat saya mempunyai banyak waktu luang untuk membaca buku sambil tiduran, karena sekarang saya harus pintar2 mencuri waktu untuk melakukannya sebelum jam kantor sambil sarapan, atau di sisa jam istirahat saya sambil melawan keinginan untuk sejenak memejamkan mata. Betapa saya sangat rindu saat2 itu, saat dimana saya bisa berlama2 melakukan qiyamul lail tanpa harus merasakan kepenatan yang amat sangat di sekujur tubuh saya. Betapa saya sangat rindu merasakan nikmatnya berpuasa senin kamis tanpa harus merasakan panasnya terik matahari saat harus melakukan verifikasi dilapangan. saya sangat rindu saat2 itu.. namun semoga ibadah yang sangat sedikit namun dengan perjuangan yang sangat berat ini mempunyai sebuah nilai lebih dimata Nya, sebuah perjuangan yang akan mengantarkan kami, para pencari Nya ke dalam surga Nya, dan mengumpulkan kami bersama golongan orang2 yang shaleh kelak. Amin.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help