Pernahkah suatu kali dalam hidup , kamu merasa sangat kesepian, sangat sendiri di tengah keramaian orang2 di sekitarmu? Merasa betapa kamu tidak pernah berarti apa2 untuk siapa2, bahkan oleh orang-orang terdekatmu sekalipun? Aku pernah.
Pernahkah dalam hidup, kamu merasa sangat sepi, tidak ada seorangpun yang perduli, walaupun hanya sekedar untuk menggenggam tanganmu, menghapus air matamu, atau membisikkan sesuatu ke telingamu untuk menghiburmu? Aku pernah.
Pernahkah kamu terduduk sendiri di tengah kegelapan malam di pinggir jalan, hanya bertemani redupnya sinar lampu jalan, tanpa tahu harus kemana untuk pulang? Aku pernah.
Namun aku juga pernah merasakan seseorang datang mengulurkan tangan, memintaku untuk cepat pulang, dan mengambil air wudhu untuk membasuh semua kegalauan.
Aku juga pernah merasakan seseorang yang bersedia meminjamkan telinganya selama berjam-jam hanya untuk mendengarkan segala keluh kesah, mengorbankan sebagian waktunya, untuk meredakan segala kekalutan .
Aku juga pernah merasakan seseorang yang menyuruhku untuk cepat pulang, menyuruhku untuk segera mengganti baju yang basah, saat ia tahu aku nekad menerobos gerimis hujan.
Aku pernah merasakan semua itu, merasakan masih ada seseorang yang bersedia meminjamkan telinganya untuk mendengarkanku, meluangkan sebagian waktunya untuk menampung keluh kesahku, mencurahkan perhatiannya untuk mencari jalan keluar atas segala permasalahanku. Aku pernah merasakan, walaupun hanya sesaat dalam hidupku,
karena hari ini , ia telah beranjak, pergi dan berlalu... .
 | tulisan bagus... suka bacanya |
 | speechless...*terharu beneran* |
| |
|