Malam ini saat memandang bintang bintang yang jauh bertebaran diujung cakrawala, tiba tiba aku teringat wajahmu oma, seraut wajah teduh yang dulu selalu mampu menyihirku untuk berbaring di pangkuanmu tiap kali aku sedang sedih. Membelai rambutku, Mengusap pipiku, membisikkan untaian kalimat mutiara untuk menentramkanku.
Masihkah engkau mampu mendengar suaraku, oma? Di balik peraduan panjangmu dalam selimut hangat kain kafan yang membungkus tubuhmu waktu itu.
Aku rindu padamu oma, Aku ingin bersamamu selalu setiap waktu seperti dulu,
Aku ingin duduk kembali bersamamu ditengah malam gelap sambil memandang bintang bintang yang bertebaran di ujung cakrawala
Aku ingin merasakan kembali sentuhan hangat jemarimu disela ujung ujung rambutku, Bisikan lembut suaramu di telingaku, Hangatnya pelukanmu diatas dingin tubuhku
Aku rindu padamu oma, Aku rindu padamu, Ijinkan aku untuk sejenak bertemu denganmu malam ini,
Untuk sejenak berbaring dipangkuanmu seperti waktu itu, Untuk sejenak merasakan hangatnya pelukanmu seperti dulu
Ijinkan aku oma, Malam ini saja, Aku ingin Bersamamu, Hanya bersamamu.