Gini nih.... suasana kalau bos kecil pergi (kecuali saya tentunya) . Perayaan. Itu lah istilah yang di buat bos kecil untuk menggambarkan tingkah anak buahnya tiap ditinggal pergi. Entah bagaimana kronologisnya sampai istilah itu bisa terucap dari bibir seksinya. tapi nyatanya memang cuma istilah itu yang paling bisa menggambarkan suasana tiap kali ia pergi.
Bos satu ini memang lain dibanding bos kami yang lain. Tidak ada senyum. Tidak ada tawa. Tidak ada tegur sapa. Ia benar benar memperlakukan anak buahnya persis seperti benda mati. Tanpa kompromi.
Ia tidak bisa di beri alasan sedikitpun kenapa laporan terlambat.
Komputer ngantri ? jangan jadikan alat sebagai kambing hitam !
Pekerjaan yang lain menumpuk dan harus diselesaikan semua ? buat skala prioritas !
Kekurangan waktu ? kamu kan masih sempet ngobrol, masih sempet minum kopi, masih sempet ngrumpi bla bla bla..
Pokoknya no reason !
Ia benar benar seorang perfekionis sejati yang tidak bisa mentolerir kesalahan anak buahnya sedikitpun.
Result oriented ! Itu yang selalu didengung-dengungkannya tiap hari di telinga kami. Tidak perduli bagaimana cara mengerjakannya yang penting adalah hasil akhir. Hasil akhir. Dan hasil akhir.
Jadi jangan heran kalau suasana kantor bisa lebih sepi dari kuburan ketika ia tengah bertahta dengan anggun disinggasananya. Apalagi Rudi dan Bayu. dua makhluk Tuhan ini yang paling merana diantara kami. Gimana enggak ? meja komputer mereka tepat berhadapan dengan meja bos. Jangankan menolehkan muka. Sekedar menepuk nyamuk yang hinggap di keningnya pun tidak berani (kalau yang ini hiperbola....hehehe...)
Herannya ia kok tidak lelah lelahnya mengawasi anak buahnya dari balik kaca mata minus yang bertengger di ujung hidungnya dan tidak segan segan turun dari singgasananya untuk menegur anak buahnya jika dilihatnya ada yang ngobrol. Kita anak buahnya aja lelah kok ngeliat dia duduk dengan manisnya di tahta kesayangannya...
Tapi itulah bos kecil...
So jangan heran bila melihat pemandangan seperti foto diatas ketika bos kecil pergi. Persis seperti anak ayam yang dilepas dari sarangnya. Perrrrayaaaaaa'an…
Hehehe…