MY LIVE, MY HEART, MY SOUL

Blog EntryPerempuan Yang Mencintai HujanApr 5, '08 9:58 PM
for everyone
Sendiri menyusuri jalanan basah sepulang kerja sore itu. Aroma khas tanah basah sisa tersiram hujan menyeruak menembus ujung hidung. Menebarkan hawa sejuk yang menerpa sepanjang jalan.

Tetesan tetesan air masih bergelayut di pucuk pucuk daun. Berkilauan tertimpa sinar matahari senja hari. Sementara segerombolan kupu2 berterbangan kian kemari tak tentu arah. diantara pohon2 akasia pinggir jalan.

Saya sangat mencintai hujan. saya selalu betah berlama lama memandangi nya dari balik jendela kaca rumah tiap kali hujan turun. Suaranya yang bergemuruh selalu mengantarkan saya ke suatu masa kecil dulu, sewaktu saya selalu melakukan hal yang sama saat hujan. Duduk termenung di balik jendela sambil memandangi butiran butirannya yang turun berjatuhan menimpa dunia sekeliling saya.

Saya sangat mencintai hujan. Walaupun beberapa bulan yang lalu ia pernah menumpahkan amarahnya. meluapkan sungai dibelakang rumah saya hingga airnya membanjiri rumah sedalam 1.5 meter. Meluluhlantakkan seluruh sendi2 kehidupan, melumpuhkan semua aktifitas perekonomian.

Menghancurkan Seluruh barang dirumah saya. Mesin cuci, kulkas, lemari, pakaian, karpet. Kursi, meja, semuanya. Tidak ada yang tersisa. Saya hanya mampu memandangi harta benda yang saya kumpulkan rupiah demi rupiah itu mengapung bersama lumpur yang terbawa arus deras. Pekat.

Namun saya akan tetap mencintai hujan. Mencintai iramanya yang bergemuruh tak beraturan di atap rumah. Menikmati hawa sejuk yang tercipta, menghirup aroma khas tanah basah disekeliling saya, memandangi butiran butirannya yang menggantung di pucuk2 daun, menatapi kupu2 yang berkejaran tak tentu arah diantara pohon2 akasia sepanjang jalan.

Saya akan tetap mencintai hujan. Walaupun ia telah mengambil semua yang saya miliki.

Tanpa perduli.

Bekasi 6 April 2008

putobas wrote on Apr 6
benar mbak,, memang seharusnya kita bersyukur dengan turun nya hujan, sekalipun terkadang hujan itu menghancurkan apa apa yg kita miliki, tapi ketika kita bisa bersabar mengahadapinya,, maka allah telah menjanjikan surga bagi mereka yg selalu bersabar, dan tentunya dengan ttp instrofeksi diri.
dan ternyata, hujan juga merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. jadi mari kita gunakan waktu ketika hujan turun ini dengan banyak berdoa, berdoa apa saja, untuk kita dan saudara saudara kita seaqidah, ataupun yg bukan....
dan saya berharap mbak tidak melupakan saya dalam doa doa mbak,,, agar saya juga bisa menulis seperti mbak, dan bisa menghasilkan karya karya yg bermamfaat bagi umat ini.
terima kasih. wassalamualaikum
wildflower81 wrote on Apr 6
Terimakasih sudah diingetin mas Azzam..mari kita sama2 berdoa spy bisa menghasilkan ilmu yang bermanfaat sebagai amal jariah kita kelak. Kalo pgn blajar nulis gabung aja di FLP cabang kota mas Azzam. Insya Allah bermanfaat..btw kalo pgn bisa nulis jangan 'kayak saya' saya mah nulisnya asal..nggak pake aturan..hehe
utara19 wrote on Apr 7
he..he..he...

tapi hujan sanga tidak disukai pemda Jakarta lo, pembawa bencana :D
wildflower81 wrote on Apr 7
kayaknya hujan jadi bencana itu juga karena kesalahan kita yg ga bisa memanage lingkungan sehingga banjir terjadi dimana2, penggundulan hutan, pengurangan daerah resapan air dll. nyatanya lebih banyak manfaat yang kita terima ketimbang bencana yang ditimbulkan kan pak? Pemda jakarta yang seharusnya berbenah diri mengantisipasi supaya bencana yang sama tidak terulang setiap tahun..setuju nggak pak..peace..:)
utara19 wrote on Apr 8
yup...

tapi jangan panggil saya bapak bu, saya belum menikah malu.com
wildflower81 wrote on Apr 8
emang kalo belum nikah nggak boleh di panggil bapak ya @maksa.com@
putobas wrote on Apr 8
ok mbak,, makasih atas sarannya,, tapi walau bagaimana menulis asal itukan juga merupakan langkah awal untuk penulisan yg lebih serius,,,hehehe..
kayaknya disini gak ada FLP mbak,, makanya saya mencoba blejar dari internet aja,, moga bermamfaaf dech.wassalam
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help